Cita Rasa Soto Gerabah Solo

Penulis: Dewi Suspaningrum

 

Menilik judulnya memang terbukti saat memasuki ruangan rumah makan yang mungil ini terdapat  satu pikulan khas pedagang soto ditengah ruangan. Dekorasi rumah makan ini didominasi dengan hiasan beragam gerabah mulai dari kendi, ceplon, panji, piring hingga tempat lilin dan wadah sambal, kecap maupun gelas termasuk juga kursi dan mejanya juga dirakit dari gerabah yang dipadu dengan bambu dan rotan.

Dari plang yang berdiri didepan rumah makan yang beralamat di jalan prof. Supomo No. 61 Pasar Beling, Solo ini, sudah mencerminkan bahwa rumah makan ini memiliki menu andalan serba soto, ada soto ayam, soto daging juga soto sate yang merupakan makanan khas Solo. Tapi keunikan yang terasa adalah semua alat makan dan hiasan yang tersaji selalu serba menggunakan gerabah dan tempurung, seperti mangkok, gelas hanya sendok dibuat unik sekaligus menerbitkan selera makan.

Sensasi makan dengan peralatan gerabah memang terasa lain. Meski menunya sederhana dan  merupakan menu sehari-hari,  makan ditempat ini serasa pulang kampung dirumah nenek di desa, gerabah memang menumbuhkan fantasi historis akan rumah alam dan lingkungan pedesaan yang nyaman dan berudara segar.

Soal harga menu soto disini semangkok  dipatok Rp.5000,- untuk soto ayam dan Rp. 7000,- untuk soto daging. Pesanan bisa dicampur dengan nasi atau nasi dipisah, tapi pasti harga juga jadi berbeda. Buat pelengkapnya anda bisa memilih sate telur puyuh, gorengan bakwan sayur atau bakwan jagung maupun perkedel kentang, goring paru serta tahu isi dan rolade daging.

Sangat disarankan untuk mencoba menu ini dipagi hari sebagai sarapan yang nikmat sebelum beraktivitas. Itu sebabnya rumah makan ini sudah buka sejak pukul 06:00 WIB dan biasanya sudah tutup pukul 16:00  sore. Selamat menikmati sensasi soto dalam mangkuk gerabah.

Solo, Dee, 17082020

End-[/vc_column_text]

[/vc_column][/vc_row]

Dewi Suspaningrum
Dewi Suspaningrum
dewi@kenariguesthouse.com
No Comments

Post A Comment