Lawan Virus Covid-19 dengan Jambu Biji Merah

Oleh : Atie Nitiasmoro

Segelas juice jambu biji merah yang manis dan segar mampu meningkatkan daya tahan tubuh yang diperlukan untuk menangkal virus corona covid- 19.  Buah yang murah meriah dan tidak mengenal musim ini memiliki segudang manfaat bagi kesehatan juga kecantikan.

Jambu biji merah yang teksturnya renyah dengan paduan rasa asam dan manis  bisa menjadi camilan sehat bagi keluarga  sekaligus meningkatkan imunitas saat work from home dan sekolah dari rumah.

Kandungan Vitamin C nya yang tinggi, 3 – 6 kali lebih banyak dari jeruk bahkan 10 kali lebih banyak dari pepaya, belum lagi kandungan vitamin A, kalium, kalsium, zat besi, protein, folat  dan potasium menjadi alternative vitamin  alami yang perlu rutin dikonsumsi untuk menangkal virus corona covid-19 yang belakangan jumlah penderitanya meningkat banyak.

Membantu Sembuhkan DBD, Kanker dan Diabetes
Jambu biji merah dan daunnya,  dapat menaikkan trombosit bagi penderta demam berdarah. Kandungan potasium jambu biji ini dapat mencegah terjadinya syok karena penurunan trombosit yang tidak terkontrol bagi penderita DBD. Ekstrak daun jambu biji merah diyakini dapat menghambat pertumbuhan virus dengue. Daun jambu yang direbus-pun dapat menurunkan resiko pendarahan pada penderita DBD.

Kandungan Vitamin C yang tinggi dalam jambu biji ini sekaligus menjadi antioksidan yang bermanfaat menetralkan radikal bebas penyebab kanker, menghambat pertumbuhan sel kanker Buah ini mengandung flavonoid, fitnonutrien dan likopen yang berfungsi sebagai antioksidan. Dari berbagai penelitian, jambu biji merah efektif mencegah dan mengatasi kanker prostat, kanker payudara dan kanker mulut. Antioksidan ini juga mencegah penuaan dini dan membuat kulit terlihat lebih segar serta melindungi kerusakan kulit dari sinar UV.

Kandungan serat yang tinggi, ternyata bermanfaat mencegah dan menekan lonjakan gula darah. Seperti yang tertulis dalam buku, Jamu Ajaib Penakluk Diabetes (2013) oleh Ning Harmanto dan dr. Prapti Utama, jambu biji mengandung banyak serat dan antioksidan (vitamin A, vitamin C, betakaroten, dan asam folat) yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Secara medis sudah terbukti bahwa buah ini mampu mencegah lonjakan gula darah. Serat khususnya  pektin atau serat larut air juga  bermanfaat menurunkan kolesterol dengan cara mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh serta membantu pengeluarannya.

Baca juga: Bermula Dari Rempeyek Menjadi catering Langganan Istana 

Menurunkan Berat Badan
Serat dalam sebutir jambu biji dapat memberi rasa kenyang yang lebih lama sehingga cocok untuk menurunkan berat badan tanpa mengorbankan asupan protein, vitamin dan serat.  Medical News Today menginformasikan bahwa kandungan nutrisi dalam 100 gram buah jambu biji antara lain: KalorI: 68 kkal Karbohidrat: 14.32 gram Gula: 8.92 gram Lemak: 0.95 gram Serat: 5,4 gram Potasium: 417 miligram Vitamin C: 228.3 miligram Vitamin A: 624 international units (IU) Karena rendah kalori dan mengandung serat tinggi, jambu biji menjadi  camilan yang ramah bagi orang yang sedang menjalani diet dan program penurunan berat badan. Makanlah jambu biji satu jam sebelum makan, ini efektif mengurangi rasa lapar yang diikuti dengan berkurangnya porsi makan. Jambu ini juga dapat mengatasi sembelit dan melancarkan pencernaan.

Kalium dalam jambu bermanfaat melindungi tubuh dari pengaruh eksternal yang merusak tekanan darah dengan melebarkan pembuluh darah. Jadi makanlah jambu biji merah untuk mengontrol tekanan darah bagi penderita hipertensi. Selain itu juga berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot dan mengatur pengiriman zat gizi ke sel-sel tubuh.

Vitamin C dalam jambu biji merah juga membantu tubuh menyerap zat besi dengan baik untuk memproduksi hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke jaringan tubuh. Bagi penderita anemia, rutin mengkonsumsi jambu biji merah dapat membantu menaikkan HB.

Seperti halnya wortel yang banyak mengandung vitamin A, Jambu biji  merah-pun dapat membantu menjaga kesehatan mata, memperlambat munculnya  katarak, degenerasi macula dan berbagai gangguan kesehatan mata lainnya. Mengkonsumsi buah ini secara rutin dapat menjaga tubuh dari berbagai penyakit lainnya seperti infeksi, flu, sariawan, gusi bengkak maupun diare.

atie@kenariguesthouse.com

 

 

 

 

Atie Nitiasmoro
Atie Nitiasmoro
atie@kenariguesthouse.com
1 Comment

Post A Comment