Memuaskan Selera Yogyakarta dengan Gudeg “Yu Djum”

Penulis : Dewi Suspaningrum

Rasanya belum sah, jika berkunjung dan menikmati kota pelajar Yogjakarta, tapi anda belum mencicipi gudeg “Yu Djum”. Pamor gudeg olahan Yu Djum  dari generasi ke generasi memang sangat dikenal oleh masyarakat Yogjakarta, bahkan untuk para turis domestic maupun mancanegara.

Sajian gudeg Yu Djum ( Gudeg = Sayur nangka yang dimasak hingga lembut, kering dan renyah dengan rasa manis yang pas ketika terasa dilidah) terbilang agak kering namun lembut yang dipadu dengan sayur krecek yang lebut dan pedas. Untuk paduannya anda tinggal memilih ayam panggang, ayam goreng atau tempe dan tahu bacem, juga telur pindang atau ati ampela kecap. Saat gudeg dan ayam sampai di lidah rasanya empuk dan berasa benar bumbunya meresap karena dimasak cukup lama hingga menggugah selera untuk peneman nasi hangat.

Disini makanan disajikan dengan piring yang terbuat dari lidi dan dialasi daun pisang hijau segar yang digunting bundar… Saya Jadi ingat saat tinggal didesa, waktu masa kecil dulu, setiap kakek saya pulang kenduri atau hajatan biasanya membawa makanan dalam kotak pithi (kotak yang terbuat dari ayaman bambu) yang dialasi daun pisang. Membuat wangi nasi dan makanan menjadi khas berasa sekali betul-betul makanan  kampung halaman.

Soal harga sudah pasti sebanding dengan rasa dan kualitas makanannya, sebut saja yang terurah adalah Rp. 10.000 hingga yang untuk oleh-oleh paket gudeg dengan harga ratusan ribu. Jadi anda tidak perlu merasa rugi untuk sebuah sajian nikmat nasi gudeg khas Yogjakarta yang legendaris ini.

Untuk oleh-oleh anda bisa memesan paket-paket yang bisa dibawa pulang baik dalam kemasan kotak (duz) maupun dalam kemasan kendil (ceplon) dengan harga berbeda sesuai keinginan anda. Namun yang juga pasti juga tidak terlalu mahal karena porsinya cukup untuk makan sekeluarga.

Yogyakarta, Dee, 07072020

 

Dewi Suspaningrum
Dewi Suspaningrum
dewi@kenariguesthouse.com
No Comments

Post A Comment