Pulau Padar Surga Tersembunyi Di Flores

Oleh Theresia Bayu Kumolosari

Rasa capek setelah trekking jalanan  yang menanjak dengan kemiringan 45 derajat di bawah terik matahari, hilang seketika saat melihat hamparan laut lepas berwarna biru kehijauan yang  dikelilingi  teluk dan perbukitan.

Luar biasa indahnya melihat pulau Padar dari ketinggian.  Terlihat 3 lekukan teluk yang cantik dan hebatnya lagi, masing-masing pantai teluk memiliki pasir yang warnanya berbeda: Yang satu putih mutiara, satu lagi hitam, dan yang ketiga adalah pink yang sangat langka dan khas.

Sunggguh eksotis bahkan saya  sampai merinding melihat kebesaran karya agung Tuhan di Pulau Padar ini. Birunya laut dan warna coklat tanah serta bebatuan menjadi perpaduan lukisan alam yang begitu menawan.

Bentangan alamnya yang indah  membuat UNESCO memasukan Pulau Padar sebagai salah satu dari situs Warisan Dunia sejak tahun 1991, bersama dengan Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pantai Pulau Padar masuk dalam kategori 10 pantai yang unik versi Atlas Obscura. Uang pecahan 50 ribu keluaran tahun 2016 memuat gambar Pulau ini.

Pulau Padar kini menjadi destinasi wisata yang paling diminati turis baik local dan manca negara. Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, saat high session (April – Oktober) 2019, jumlah wisatawan yang datang 400 – 600 orang perhari. Foto dengan tagar pulau Padar mencapai 127 ribu foto dan tagar Padar Island mencapai 108 ribu foto.

Untuk mencapai puncak kita harus trekking jalanan yang menanjak dan curam serta tidak ada pegangan. Oh ya saya ke Pulau Padar tahun 2016 belum ada tangga kayu seperti sekarang yang jumlahnya mencapai ratusan anak tangga.  Jadi tracking-nya masih melalui jalan setapak yang terjal, berdebu dan panas. Makin ke atas jalanan makin berbatu-batu,  licin dan curam, sehingga membutuhkan stamina yang lumayan dan harus berhati hati. Karena itu untuk mendaki selain stamina tinggi harus melengkapi diri dengan sunblock, sepatu gunung atau kets yang nyaman di kaki. topi dan jangan lupa bawa air mineral yang banyak.

Padar adalah rumah bagi beragam satwa liar yang luar biasa, terutama untuk ukurannya. Ada enam spesies hiu, dua jenis pari manta, dan banyak reptil. Dulu ada tiga jenis komodo di sini, namun telah pergi. Spesies lainnya adalah lumba-lumba, paus, elang, layang-layang, tokek, dan penyu hijau Kegiatan lain berupa snorkeling atau hanya bermalas-malasan di pantai.

Tebeka/tie/Kenariguesthouse

 

Atie Nitiasmoro
Atie Nitiasmoro
atie@kenariguesthouse.com
3 Comments
  • Avatar
    benny n joewono
    Posted at 03:35h, 15 September Reply

    Indah tanah air ku…

  • Avatar
    Annisa Dimitria
    Posted at 04:15h, 15 September Reply

    Wooowwww

  • Avatar
    Annisa Dimitria
    Posted at 04:16h, 15 September Reply

    Woooww
    My Indonesia amazing❤️

Post A Comment