Sejuta Manfaat Kesegaran Air Degan Ijo

Oleh : Atie Nitiasmoro

 

Menjaga stamina tubuh tetap oke agar kesehatan terus terjaga, harus dilakukan, apalagi saat pandemi Covid19.

Air kelapa hijau atau degan ijo bisa menjadi satu pilihan jitu. Degan ijo disini adalah buah kelapa yang seratnya merah dan sedikit sekali daging kelapanya. Bahkan kadang tidak ada daging kelapanya. Biasa juga disebut degan ijo untuk obat.

Selain menyegarkan dan mengandung mineral penting bagi tubuh, air kelapa juga memiliki segudang manfaat kesehatan bahkan kecantikan. Basuh muka dengan air kelapa secara rutin dapat mencegah penuaan dini dan wajah bersinar cerah.

Berikut manfaat air kelapa untuk kesehatan:
1. Memberikan kesegaran secara alami. Tiap 30 ml air kelapa hanya mengandung 5,5 kalori dan1,5 gram gula.

2. Memenuhi kebutuhan mineral dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Tiap 30 ml air kelapa juga mengandung 60 mg kalium dan 5,5 mg natrium. Selain itu, air kelapa juga memiliki kandungan vitamin C, kalsium, asam folat, zat besi, magnesium dan fosfor.

3.Menggantikan cairan tubuh dengan cepat.
Menurut penelitian, manfaat air kelapa dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang dengancepat bila dibandingkan air biasa atau minuman olahraga dalam kemasan. Jadi saat tubuh terasa lemas,kurang energy dan dehidrasi segera teguk air kelapa untuk mengembalikan kesegaran dan vitalitas.

4. Menangkal radikal bebas
Air kelapa bersifat antioksidan, yang mampu mengatasi racun-racun dan zat radikal bebas yang masuk ke badan dan membahayakan kesehatan. Karena itu disarankan rutin meminumnya bagi mereka yang selalu mengkonsumsi obat obatan dengan alasan kesehatan, karena bisa menetralisir zat zat kimia obat di dalam tubuh.

5. Menurunkan risiko penyakit jantung dan batu ginjal
Ada kemungkinan manfaat air kelapa dapat menurunkan risiko penyakit jantung, karena dapat menurunkan tingkat kolesterol dan trigliserida. Selain itu, sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa air kelapa dapat mencegah penumpukan kalsium, oksalat dan zat lain menjadi kristal, yang bisa menjadi batu ginjal. Meski masih perlu dilakukan studi lanjutan terhadap hal tersebut.

AN/kenariguesthouse/04052020

Atie Nitiasmoro
Atie Nitiasmoro
atie@kenariguesthouse.com
No Comments

Post A Comment