Soto Ceker Pak Talim, Versi Bali

Penulis : Dewi Suspaningrum

 

Bila sedang mengunjungi suatu kota, informasi seputar kuliner khas di kota yang didatangi menjadi cukup berarti. Terutama buat anda yang muslim dan saat ini sedang berada di Bali baik untuk berlibur atau karena tugas kedinasan, barangkali makanan yang satu ini bisa jadi pilihan untuk bersantap siang.

Semula sempat malas banget, begitu tahu, soto yang ditawarkan cuma satu pilihan yaitu soto ceker, tanpa ada menu pilihan lainnya. Pikirku pastinya kurang nendang buat ukuran badanku yang tentunya membutuhkan 2x energi dibanding perempuan pada umumnya yang kutilang alias kurus tinggi langsing. Tapi mencari menu halal di Bali memang PR banget. Apalagi dimalam hari.

Terletak persis didepan pasar KUTA di jalan Raya Kuta No. 18 Kuta, Bali. Soto Ceker Pak Talim ternyata memiliki citra rasa yang sangat nikmat, ini bukan saya semata-mata lapar akibat begadang ngejar deadline. Tapi memang benar-benar nikmat buat saya yang memang pecinta kuliner.

Soto Ceker Pak. Talim ini, benar-benar empuk daging ayamnya dan cekernya lembut, sekali kunyah langsung serasa lumer di mulutku. Bahan lainnya sih, sama saja dengan soto ceker pada umumnya. Ada bihun, irisan kol, sejumput tauge, irisan tomat serta ayam yang disuwir-suwir, ditata dengan cacahan bawang goreng serta taburan daun seledri dan daun bawang serta seiris jeruk nipis.  Namun cara memasak dan lembutnya daging ayam serta ceker itulah yang membedakan soto pak Talim dengan soto ceker lainnya.

Tekstur ceker yang sangat lembut dilidah bercampur suwiran daging ayam kampung serta potongan telur rebus memang sangat nikmat sebagai peneman sepiring nasi jinggo. Sebagai orang yang doyan makan, aku betul-betul terhenyak dengan rasa soto ceker ala Mr. Talim ini. Apalagi harganya hanya  Rp. 7000,- per-porsi (tanpa nasi) atau harga Rp. 12.000,- per-porsi dengan nasi + es teh manis, rasanya harga ini tidak sebanding dengan kenikmatan yang bisa ditenguk dari semangkok soto ceker lezat ini.

 

Betul-betul maknyus!!! (pinjam istilah pak Bondan-red). Bahkan kuahnya yang kelat berminyak  juga lezat. Tidak heran meski berstatus kaki-5 jangan heran kalo anda yang terlambat, harus antri panjang untuk mendapatkan semangkok soto pak Talim. Jadi, buat anda yang merasa doyan makan, saran saya langsung pesan 2-3 mangkok sekalian, karena semangkok tidak akan pernah cukup.

Buka setiap hari mulai pukul 19:00 hingga pagi buta sekitar 04:00 WITA lapak pak Talim ini selalu penuh dengan konsumen penyuka soto dari kota Bali hingga luar daerah lainnya (karena di Bali banyak turis baik domestik maupun mancanegara). Setiap bangku yang kosong akan langsung terisi dengan tamu yang sudah mnegantri berjajar di luar. Memang soto pak Talim ini bisa jadi andalan saat kita dihantu lapar ketika malam menjelang dan perut sudah kukuruyuk karena kelaparan.

Nah, biar tidak penasaran, anda bisa langsung datang pasar Kuta (dekat pantai Kuta) dan buktikan sendiri.
Silahkan mencoba…

 

Kuta, Bali, Dee, 09092020

End-

Tags:
,
Dewi Suspaningrum
Dewi Suspaningrum
dewi@kenariguesthouse.com
No Comments

Post A Comment