Wedangan

Oleh: Dewi Suspaningrum

 

Masih cerita dari Solo, jika anda suka nongkrong di angkringan di Yogjakarta maka jangan pernah lupa untuk mengunjungi atau nongkrong di Wedangan Solo atau Surakarta bahkan sampai di Boyolali.

Wedangan Solo sebenarnya mirip dengan angkringan di Yogjakarta,Taipusui di Bangka Belitung, atau Warkop di Aceh bahkan warung kopi batas di perbatasan Entikong Kalimantan Barat.

Wedangan adalah sejenis Warung jajanan yang menjadi titik kumpul bertemu dengan menikmati secangkir atau segelas kopi atau teh bahkan minuman lainnya untuk mengisi waktu luang dan menghilangkan penat setelah sepanjang hari nguli alias bekerja, atau selingan kala kita suntuk dirumah.

Karakter bangsa nusantara yang senang berkumpul dengan sanak saudara, handai taulan ataupun bertemu sahabat dan teman bahkan berjanji temu dengan orang baru, pilihannya jika bukan rumah makan di mall atau restauran, maka di daerah yang kaya kuliner dan tempat jajan ya seperti ini…..

Salah satunya di Solo ini, ya di warung Wedangan.

Tidak ada data sejarah pasti sejak kapan Wedangan, Warungan atau angkringan ada di Solo atau di Yogjakarta. Namun karena dasar sifat orang Indonesia yang suka ngumpul. Warungan yang dulu hanya berkelas sebagai jajanan di pinggir jalan sebagaimana angkringan, kini naik kelas menjadi bisnis restauran namun tetap mempertahankan nama dan falsafah wedangan yaitu “silahturahmi”.

Tidak heran meski hanya bermodalkan halaman rumah seadanya atau trotoar pinggir jalan yang kemudian digelar tikar…. hingga rumah yang memiliki halaman luas dan khusus dibangun untuk membuka Wedangan kemudian dibuat dan dihiasi dengan dekorasi senyaman dan seindah mungkin untuk berbisnis Wedangan yang memang sangat menjanjikan incomenya.

Wedangan biasa dibuka sejak sore hingga larut malam bahkan terkadang dinihari baru tutup. Tapi di beberapa tempat ada juga Wedangan yang buka sejak pagi hingga sore hari tapi masih terhitung jarang sekali.

Sajian utama Wedangan adalah minuman khas teh dengan segala varian yang khusus dan minuman penunjang lainnya, hasil racikan sang pengelola Wedangan. Biasanya minuman baru dibuat satu demi satu sesuai pesanan yang datang dan disajikan bersama kue-kue penunjang lainnya sebagai teman minum teh.

Namun yang tidak pernah ketinggalan dan harus ada di tempat Wedangan adalah sosis solo, dan Apolo (yaitu kue jadah bakar dengan varian isi coklat. Namun aslinya sih sebenarnya hanya ketan yang dihaluskan dan dicetak segi empat atau memanjang dan dibakar sebelum disajikan.Kini jadah bakar ini sudah banyak modifikasinya.

Di Solo sendiri ada beberapa Wedangan yang tidak pernah sepi pengunjung seperti Wedangan Gareng, Wedangan Basuki, Wedangan Kerten dan banyak lainnya.

Bicara harga tergantung lokasi Wedangan dan racikan makanan yang disajikan… Ada yang murah-murah sangat, hingga kita kaget mendengar jawaban atau terima nota dari kasirnya. Namun ada juga yang berharga tinggi hingga bikin kita terkecoh, karena pulang dengan dompet kosong.

Hati-hati ada beberapa wedangan yang nakal dan mengakali harga kepada konsumennya…. Bukan suuzhon tapi lebih baik kita waspada.

Jika mau Wedangannya rame, maka jangan heran jika pemiliknya juga senang turun ngobrol dengan tamu pengunjungnya, ada pemilik atau pengelola yang sangat semanak, dan sumeh pada setiap konsumen yang datang. Ada juga yang sangat melayani setiap permintaan pelanggannya yang datang dari dalam maupun luar kota, bahkan tamu dari manca negara. Pokoknya wedangan yang syyaaaiiikkk adalah wedangan yang memenuhi minimal 3 kriteria di atas….

Tidak jarang sang pemilik juga menyediakan live music jika wedangannya banyak dikunjungi oleh tamu-tamu kelas menengah ke atas. Ini bisa terlihat dari jajaran mobil yang terparkir di halaman parkir atau sepanjang pinggir jalanan.

Otomatis selain sajian dan pelayanannya yang prima pastinya harganya juga menu makanannya melonjak sesuai kelasnya.Ibarat restauran juga ada kelasnya… Ada harga ada barang dan ada rasa.

Jadi jika anda punya modal dan memiliki keahlian untuk mengelola makanan dan juga punya taste untuk membangun Wedangan… Monggo silahkan berbisnis di Solo yang kini sangat menjamur wedangannya dan menghidupkan suasana malam kota Solo.

Buat anda para traveling apalagi pecinta kuliner jangan pernah melewatkan untuk mencicipi makanan di wedangan …. Rasakan bedanya dengan sajian di angkringan, warkop Taipusui dan warung jajanan yang banyak tersebar di Nusantara. Dijamin tidak akan pernah kecewa..

 

DS/kenariguesthouse/06052020

Dewi Suspaningrum
Dewi Suspaningrum
dewi@kenariguesthouse.com
No Comments

Post A Comment